CELOTEH

Bangkit kembali dari Keterpurukan

Semua orang yang saya ketahui mempunyai semangat yang sama di tahun 2020 ini. Awal permulaan dasawarsa yang baru dengan harapan akan pembaharuan yang menggebu-gebu. Tapi saat ingin bergerak maju, kita semua harus menghentikan langkah, sama-sama harus menahan laju pencapaian kita.

Jujur saja, saya terpuruk. Saya menaruh banyak rencana di tahun ini. Bulan Maret lalu adalah puncak dari kekesalan saya terhadap keadaan yang sebenarnya tidak bisa kita semua kendalikan.

Cukup lama saya bisa menerima apa yang terjadi, tidak bergairah, galau, cemas, semuanya bercampur, sampai saya kembali lagi menemukan semangat untuk berdamai dengan kondisi yang masih akan terus berlangsung.

Life must go on. Pandemi tidak akan begitu saja berhenti ketika saya mengeluh. Pikir-pikir juga, saya tidak mau kalah dengan peristiwa saat ini. Kembali berdiri, melangkah walau pelan tapi pasti. Seakan bangunan yang sudah hancur luluh lantak, akan saya bangun kembali.

#AyoMajuBersama

Motivasi hadir ketika saya mengikuti Talkshow dalam Instagram Live Home Credit Indonesia yang menghadirkan narasumber yang bagi saya sangat menginspirasi. Laura Aurelia Dinda, seorang atlet renang difabel yang berprestasi mengharumkan nama Indonesia di kancah perlombaan dengan menyabet medali emas di World Para Swimming Championship 2018.

Dengan semangat #AyoMajuBersama, di minggu pertama ini yang dibahas adalah tentang “Tetap Asyik Hadapi Momen Serba Gak Pasti”. Rasanya pas banget dengan apa yang saya masih rasakan, walau sudah perlahan-lahan move on dari rasa keterpurukan itu.

Fun Talk_eps 2_IG_Stories_Announcement&Greetings

Membaca profil seorang Laura, ia memulai pengalaman berenangnya sejak umur 7 tahun untuk meringankan asma yang dideritanya saat kecil. Seiring berjalannya waktu, berenang menjadi sebuah kesenangan yang ditekuni dan Laura mulai mengikuti perlombaan dan kejuaraan renang.

Tetapi peristiwa di tahun 2015, Laura mengalami cedera yang diakibatkan kecelakaan saat berada di kamar mandi, oleh dokter Laura divonis kelumpuhan pada tulang belakangnya.

Ada keputusasaan yang dialami Laura, walau demikian sebuah semangat untuk kembali bangkit mulai dibangun oleh Laura dengan berlatih lagi berenang dan keikutsertaan Laura dalam ajang Olimpiade Paralimpik Nasional tahun 2016 sebagai atlet paralimpik untuk pertama kalinya.

Semangat Hadapi Keadaan yang Tidak Pasti

Dari Laura, saya mengambil 3 pesan yang ia sampaikan saat saya ikuti talkshownya. Hal yang benar-benar membuat saya merasa ditampar ketika Laura menyebut untuk menyayangi diri sendiri dengan tidak menyiksa diri.

Tidak sadar selama ini saya selalu fokus mengejar impian. Berjuang dengan sesuatu hal yang saya harapkan, sampai ketika dipaksa berhenti yang ada malah kecewa, padahal pandemi ini saya disadarkan untuk rehat sejenak. Berhenti atau bahkan mundur beberapa langkah untuk bisa kembali maju sekian puluh langkah.

Di saat sudah puas beristirahat, memikirkan tujuan jangka panjang yang akan dituju jadi pesan berikutnya yang betul adanya saya alami selama dalam masa kekecewaan itu. Tidak serta merta bisa langsung mengeksekusi rencana dengan berlari, seperti bayi yang harus belajar dulu merangkak, baru berdiri, dan berjalan.

DSC05265

Terakhir, bersikap baik kepada orang lain. Pandemi ini juga mengajarkan saya atau bahkan kita semua untuk bisa lebih peduli dan baik kepada setiap orang. Tidak ada seorang manusia pun yang tidak merasakan keadaan seperti sekarang ini.

Ada banyak yang harus merasakan kepahitan dalam hidup ini, seperti kehilangan pendapatan, terutama pekerjaan yang menopang kehidupannya sehari-hari. Banyak yang berusaha memutar otak untuk bertahan hidup.

Sulit memang, tapi dengan kepedulian yang bisa kita bagikan kepada sesama, rasanya kita bisa membantu meringankan apa yang sedang mereka rasakan saat ini. Sejujurnya, saya pun termasuk yang terdampak. Tetapi, kuasa Tuhan memang tidak pernah ada habisnya dan saya sangat bersyukur, walau saya terdampak, saya tetap bisa menjadi berkat bagi orang lain, walau bukan dengan materi yang banyak.

Ketiga pesan Laura ini menyadarkan saya akan hidup yang tidak akan selalu lancar, penuh dengan ketidakpastian. Bisa terjadi kapanpun dan harus selalu siap dihadapi. Ini jabaran perasaan saya yang sungguh sangat termotivasi ketika bisa menonton episode kedua Instagram Live Home Credit Indonesia.

Malah jadinya bakal nungguin lagi, walau kelewat episode perdananya, saya rasa tidak ada yang terlambat untuk bisa mendapatkan sebuah mindset yang positif. Mungkin untuk kalian baca celotehan ini, cobalah standby setiap Rabu, pukul 19.00 di akun Instagram @homecreditid.

Karena hidup kita begitu berharga dan percaya kita semua bisa kembali bersemangat menggapai mimpi yang mesti tertunda terlebih dahulu saat ini. #AyoMajuBersama! Kuy, der!

_________________________

KUY, DER!
Tukang Ngider
Ngider terus, terus ngider

Follow the journey on:
Instagram :
 @tukangngider
VLOG on Youtube :
 tukangngider
Facebook Page :
 Tukang Ngider

5 thoughts on “Bangkit kembali dari Keterpurukan”

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.