EXPLORE EXPLORE - CILEGON

Batu Lawang Merak: Trekking Santai di Kota Cilegon

Tukang Ngider - Batu Lawang Merak

Kami gak sungkan untuk bertanya, “Apa ada tempat wisata yang bisa dikunjungi atau makanan lokal khas yang mesti dicicipi?” Batu Lawang Merak jadi salah satu rekomendasi yang akhirnya diputuskan untuk didatangi.

Sudah baca cerita saya Dibalik perjalanan #AmazingJourney? Silakan mampir!

Walau namanya Merak, obyek wisata ini jauh dari Pelabuhan Merak, berada di Kelurahan Gerem, justru masuk ke Kecamatan Grogol, sekitar 30 menit dari pusat Kota Cilegon. Batu Lawang Merak sendiri bisa dibilang sebagai Tebing Keratonnya Cilegon.

Waktu itu kami memutuskan untuk berangkat pukul 7 pagi. Sengaja pergi jam segitu supaya gak kesiangan kalau sudah sampai di sana, ya karena Cilegon sudah cukup panas, bakal tambah panas kan kalau siang bolong.

Tukang Ngider - Batu Lawang Merak 0

Untuk mengunjungi Batu Lawang Merak, akses jalan sudah cukup bagus memakai kendaraan pribadi (motor atau mobil). Hanya saja, jalanan menuju kesini cukup untuk satu arah saja dan ada beberapa tanjakan curam.

Tukang Ngider - menuju Batu Lawang Merak

Patokan jalan menuju Batu Lawang Merak ini adalah sebuah jalan dengan sebuah minimarket di kanan jalan dari arah pusat Kota Cilegon, setelah melewati Kantor Imigrasi Cilegon. Tidak usah khawatir juga, di Google Maps sudah ada, kok. Ya ancang-ancang saja, takut terlewat.

Processed with VSCO with al5 preset

Ujung jalan ini akan sampai pada sebuah masjid di sebelah kiri jalan, kendaraan kalian bisa diparkirkan di sini. Kalau kemarin kesini, belum ada tempat parkir yang resmi. Mungkin sekarang sudah ada parkir swadaya yang dibuat masyarakat sekitar. Ya memang benar, setelah saya googling, sudah ada tempat parkir dengan biaya Rp. 5.000.

Kenapa disebut Batu Lawang?

Tukang Ngider - Trekking menuju Batu Lawang Merak 0
Menyusuri perkebunan warga sekitar

Titik awal menuju Batu Lawang Merak dimulai memasuki melewati perkampungan penduduk yang masih rindang penuh dengan banyak pepohonan dan hamparan kebun di sisi kanan kiri jalan setapak.

Kalau dirasa tidak yakin dengan jalan yang benar, saya akan berusaha bertanya kepada warga sekitar, karena memang tahun lalu belum ada petunjuk jalan menuju puncak Batu Lawang sendiri. Tapi menurut pengalaman, jika sudah ada tempat parkir resmi, biasanya akan ada juga petunjuk arah.

Tukang Ngider - Batu Lawang Merak
Jangan tertipu kalau sampai sini ya, kalian belum sampai.

Di tengah perjalanan ada sebuah sebuah area yang terbuka dengan hamparan pemandangan yang sudah menghipnotis. Tapi, jangan menganggap kalau sudah sampai, masih setengah perjalanan lagi dan gak lama kok.

Processed with VSCO with al5 preset

Nah, kalau kalian sudah melewati ilalang dan melihat batu-batu besar, tandanya kalian sudah sampai. Di puncak bukit gunung batu ini terdapat dua buah batu besar dengan celah di tengahnya, seperti sebuah pintu besar.

Tukang Ngider - Batu Lawang Merak 09
Batu Lawang Merak

Keduanya berada di antara Gunung Batur dan Gunung Gede sebagai batas Kota Cilegon dengan Kecamatan Bojonegara yang berada pada Kabupaten Serang. Sebenarnya ada tiga buah batu sih, tapi memang satu batu besarnya berada lebih rendah ketimbang dua batu besar tadi.

Butuh waktu berapa lama untuk sampai ke sini?

Saya membaca banyak artikel di internet, dibutuhkan waktu 2-3 jam. Malah kalau pengalaman saya kemarin, kayaknya 1 jam sudah sampai deh. Itu pun sudah beberapa kali berhenti untuk ambil foto dan video. Kalau gak berhenti, rasanya 30 menit juga sudah sampai.

Bisa naik ke batunya kah? Tentu saja bisa. Sudah ada tangga kayu yang dibuat oleh warga sekitar untuk bisa naik dan dari atas batu, pemandangan hamparan Kota Cilegon sampai Pelabuhan Merak dari kejauhan terlihat di atas sini. Sambil bersantai beristirahat menikmati angin bertiup, rasanya nikmat deh.

Tukang Ngider - Batu Lawang Merak 011

Sebelum ke sini, beberapa tips dan saran untuk kalian yang nanti akan main ke Batu Lawang Merak:

  1. Berangkatlah lebih awal. Semakin pagi sampai di sini, semakin tidak kepanasan nantinya. Kalau tanya apakah bisa berkunjung sebelum matahari terbit, saya tak bisa menjamin ya. Tapi oke juga kayaknya kalau ngejar sunrise di sini.
  2. Kalau sudah agak kesiangan, jangan lupa memakai sunscreen atau sunblock ya. Setelah melewati perkampungan, sinar matahari bakal terik mengenai badan kalian. Daripada kebakar nantinya, ya kan?
  3. Bawa juga air minum ya. Entah apakah sudah ada warung di atas sana, lebih baik jaga-jaga bawa air minum sendiri dibanding kehausan di tengah jalan.
  4. Ingat akan sampah ya. Jangan dibuang sembarangan di atas sana. Jangan kalian kotori keindahannya dengan sampah sekecil apapun.
  5. Tetap berhati-hati, karena nanti akan melewati beberapa wilayah yang pinggirnya tebing terbuka, potensi terperosok bisa saja terjadi.

Tukang Ngider - Batu Lawang Merak

Kalau kalian sudah pernah ke sini, ceritain di kolom komentar ya! Biar bisa tahu kira-kira gimana pendapat kalian setelah ke sini, ok?

Mau atau lagi di Cilegon? Baca perjalanan saya selama berkunjung ke
Tempat Wisata di Cilegon: Mengunjungi Kota Industri

______________________________

Batu Lawang Merak

Jalan Batu Lawang, Gerem, Gerogol, Kota Cilegon, Banten 42437
07.00 – 16.00

_________________________

KUY, DER!
Tukang Ngider
Ngider terus, terus ngider

Follow the journey on:
Instagram : @tukangngider
VLOG on Youtube : 
tukangngider
Facebook Page : Tukang Ngider

4 thoughts on “Batu Lawang Merak: Trekking Santai di Kota Cilegon”

    1. Iya banget, Desi. Sepanjang mata memandang hijau-hijau, sampai di atas dikasih pemandangan yang keren banget!

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.